SMP Negeri 33 Semarang Gelar Peringatan Isra Mi’raj

Kota Semarang– Bertempat di SMP Negeri 33 Semarang telah diselenggarakan kegiatan penanaman pembentukan karakter religius siswa-siswi dalam rangka memperingatai Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW Tahun 1439 Hijriah/2018 M, Jumat (20/4/18). Kegiatan tersebut dihadiri oleh siswa-siswi, guru serta karyawan SMP Negeri 33 Semarang. Peringatan isra mi’raj kali ini di buka dengan pembacaan kalam Ilahi dan shalawat Nabi yang dipimpin oleh tim rebana SMPN 33 Semarang.  Sedangkan tausiyah disampaikan oleh KH. Drs. H. Syahid dari Yayasan Taqwaillah Meteseh, Tembalang, Semarang.  Peringatan isra miraj menjadi motmentum semakin meningkatkan iman dan taqwa.

  1. Drs. H. Syahid menyampaiakan bahwa Isra Mi’raj adalah 2 peristiwa yang berbeda. Dalam Isra, Nabi Muhammad SAW diberangkatkan oleh Allah SWT dari Masjidil Haram hingga Masjidil Aqsa. Lalu dalam Mi’raj Nabi Muhammad SAW dinaikkan ke langit sampai ke Sidratul Muntaha yang merupakan tempat tertinggi. Di sini Beliau mendapat perintah langsung dari Allah SWT untuk menunaikan salat lima waktu.

Dalam perjalanan Isra Mi’rajnya, Nabi Muhammad ditunjukan beberapa peristiwa yaitu:

  1. Rasulullah melihat sekelompok orang yang melukai dirinya sendiri serta merobek2 perutnya. Malaikat Jibril pun menjawab bahwa mereka adalah orang-orang yang semasa hidup di dunia suka mengunjingkan aib orang lain.
  2. Ada juga peristiwa Rasulullah melihat sekelompok kaum yang menghantamkan batu besar ke bagian kepala sendiri hingga hancur dan kejadian itu berulang kali. Jibril menjelaskan bila mereka adalah manusia yang berat melaksanakan shalat.
  3. Rasulullah melihat sekelompok orang membawa kayu di pundaknya dan beratnya akan semakin bertambah saat mencoba mengangkatnya. mereka adalah manusia yang bila diberi amanah tidak dilaksanakan dengan baik.

Selain neraka, Rasulullah juga diperlihatkan tempat yang begitu indah dan menyejukkan yaitu Surga.

 

Read More

Istighotsah dan Doa Bersama Siswa Kelas IX (Tahun Pelajaran 20172018)

“Istighotsah” berasal dari “al-ghouts” yang berarti pertolongan. Maka istighotsah berarti meminta pertolongan. Alhamdulillah keluarga besar SMPN 33 Semarang; Orang tua siswa, siswa kelas 9, Guru/ karyawan, dan pengurus komite melakukan Istighotsah dan doa bersama di aula. Sedangkan yang Kristen & Katholik dipandu pastur/ pendeta di ruang multimedia. Semoga dengan kegiatan ini pelaksanaan dan hasil USBN & UNBK kelas 9 bisa maksimal.

Sebelumnya diawali dulu dengan Sholat Hajat dan Sholat Dhuha sesuai dgn berikut:

Jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu. Dan sesungguhnya yang demikian itu sungguh berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyu’. (QS. Al-baqarah:45).

Tausiah disampaikan Ustadz K.H. Khamami. Dua pesan utama yang disampaikan adalah
1. Siapa yg sungguh2 akan berhasil
(Manjada wa Jada)
2. Siapa yang berbuat baik akan mendapat hal yang baik pula. Baik yang dimaksud adalah baik dengan Allah, Rosullulah, Orang tua, guru, teman, & sesama makhluk.

Kegiatan diakhiri dengan sosialisasi kriteria kelulusan, PPD SMA/ SMK, dan koordinasi pelaksanaan pentas seni oleh komite dan paguyuban kelas 9. Semoga semua terlaksana dengan baik. Amin. (Bapak Didik Teguh Prihanto, M.Pd.)

 

Read More