UNGARAN- Lembaga Pendidikan SMP Negeri 2 Ungaran menyelesaikan kegiatan Ujian Sekolah (US) berbasis IT Selasa, (28/4). Ujian yang dilaksanakan mulai tanggal 19 April s.d 27 April 2021 ini diikuti seluruh siswa kelas IX. Meskipun dilakukan secara daring, ujian tetap dilaksanakan di sekolah. Ujian sekolah merupakan salah satu syarat yang menentukan kelulusan peserta didik kelas IX dimasa pandemic. Pelaksanaan ujian ini juga mendapatkan apresiasi dari kepala DISDIKBUDPORA kab. Semarang, Sukaton Purtomo Priyatmo, S. H., M.M. yang secara langsung datang ke sekolah untuk meninjau kesiapan dan proses pelaksanaan Ujian sekolah di SMP N 2 Ungaran. Ujian ini merupakan kali pertama yang dilaksanakan secara daring di sekolah.

Pelaksanaan US di masa pandemic seperti sekarang ini tentu dilaksanakan sesuai dengan protokol kesehatan, yaitu dengan menerapkan 5M (Memakai masker, mencuci tangan pakai sabun, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, dan membatasi mobilitasi). Sekolah juga telah membentuk Satuan Petugas (SATGAS) COVID-19 untuk melaksanakan kegiatan 5M terhadap peserta didik sebelum memasuki area sekolah. Tak hanya itu SMP Negeri 2 Ungaran juga menerapkan kelas ganjil genap untuk menghindari kerumunan peserta didik saat di sekolah. Sehingga ada perbedaan waktu dalam pelaksanaan kegiatan ujian.

Untuk menyelenggarakan ujian daring secara tatap muka ini tentu tidak mudah. Banyak hal yang perlu dipersiapkan oleh pihak sekolah agar pelaksanaan tersebut dapat berjalan dengan lancar. Hal yang harus disiapkan oleh pihak sekolah berkaitan dengan sarana dan prasana protokol kesehatan, kebersihan lingkungan sekolah, dan jaringan internet untuk menunjang pelaksanaan ujian. Izin orang tua terhadap peserta didik juga sangat mempengaruhi keberlangsungan peserta didik dalam mengikuti pelaksanaan ujian secara tatap muka.

Teknis ujian daring ini, peserta didik datang ke sekolah dengan membawa smartphone yang sudah terisi paket data dan dapat digunakan untuk mengakses soal ujian. Pada waktu yang telah ditentukan peserta didik mengerjakan soal ujian sesuai dengan jadwal. Semua kegiatan ujian dilakukan melalui aplikasi Google class room (GCR) yang telah disiapkan oleh panitia ujian. Mulai dari kehadiran sampai mengerjakan soal ujian semua sudah disiapkan dalam google class room  kelas ujian masing-masing peserta didik. Tak hanya peserta didik bapak dan ibu guru yang menjadi pengawas ujian juga mengisi berita acara melalui google class room.

Semua peserta juga dapat menggunakan fasilitas jaringan internet yang telah di pasang pada setiap kelas yang digunakan untuk ujian. Hal tersebut untuk mengantisipasi jika peserta mengalami kendala signal internet atau paket data habis saat mengerjakan ujian. Selain itu sekolah juga sudah menyiapkan computer untuk memfasilitasi peserta didik yang tidak memiliki smartphone agar dapat mengikuti ujian.

Proses pelaksanakan ujian sekolah dapat berjalan dengan lancar, karena sudah dipersiapkan dengan matang. Kelancaran peserta didik dalam mengoperasikan google class room pun tidak ada kendala.

Bagi mereka aplikasi GCR bukan lagi hal yang baru mereka ketahui. Selama masa pandemi ini peserta didik mengikuti PJJ dengan menggunakan aplikasi tersebut. Sehingga mereka sudah terbiasa dan cukup mahir dalam mengoperasikannya.